Untitled design (5)
<linearGradient id="sl-pl-triple-spinner-svg-grad01" linear-gradient(90deg, #ff8c59, #ffb37f 24%, #a3bf5f 49%, #7ca63a 75%, #527f32)
0%
Loading ...

Email : Digitalindoacademy@gmail.com | Hubungi : 0813-1982-2025 | Jam Operasional : 09:00 – 22:00 WIB

Cara Data Analyst Menemukan Insight dari Data Bisnis.

link selengkapnya : @digitalindoacademy.com

Cara Data Analyst Menemukan Insight dari Data Bisnis

Data merupakan salah satu sumber informasi yang dapat membantu bisnis memahami kondisi dan perkembangannya. Namun, data yang banyak perlu diolah dan dianalisis agar dapat menghasilkan informasi yang lebih mudah dipahami.

Data Analyst memiliki peran dalam mengolah data, menemukan pola, dan menghasilkan insight yang dapat digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam bisnis.

Apa:
Insight data adalah informasi atau temuan yang diperoleh setelah data dikumpulkan dan dianalisis. Insight dapat menunjukkan pola, perubahan, atau hubungan tertentu dalam data.

Siapa:
Data Analyst bertugas mengolah dan menganalisis data, tetapi kemampuan dasar analisis data juga dapat dipelajari oleh pelajar dan pemula.

Kapan:
Analisis data dilakukan ketika bisnis membutuhkan informasi untuk memahami penjualan, pelanggan, pemasaran, operasional, atau aktivitas lainnya.

Di mana:
Analisis data dapat dilakukan di berbagai bidang seperti perusahaan, UMKM, startup, perbankan, pemasaran, dan industri lainnya.

Mengapa:
Analisis data membantu mengubah kumpulan angka menjadi informasi yang lebih berguna untuk memahami kondisi bisnis.

Bagaimana:
Data dikumpulkan, dibersihkan, dianalisis, divisualisasikan, kemudian hasilnya diinterpretasikan untuk menemukan insight.

7 Cara Data Analyst Menemukan Insight dari Data Bisnis

1. Mengumpulkan Data

Langkah pertama adalah mengumpulkan data dari sumber yang tersedia.

Contohnya:

  • Data penjualan.
  • Data pelanggan.
  • Data transaksi.
  • Data website.
  • Data media sosial.
  • Data survei.

Data harus dikumpulkan sesuai dengan tujuan analisis.

2. Membersihkan Data

Data yang dikumpulkan mungkin memiliki kesalahan, data kosong, duplikasi, atau format yang berbeda.

Data cleaning dilakukan agar data lebih siap digunakan dalam proses analisis.

3. Mengelompokkan Data

Data dapat dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu.

Misalnya data penjualan dapat dikelompokkan berdasarkan:

  • Produk.
  • Bulan.
  • Wilayah.
  • Jenis pelanggan.
  • Kategori produk.

Pengelompokan membantu menemukan perbedaan dan pola.

4. Melakukan Analisis

Data Analyst dapat menggunakan perhitungan dan metode analisis untuk menemukan informasi penting.

Contohnya adalah membandingkan penjualan antarbulan atau melihat produk dengan jumlah transaksi tertentu.

5. Membuat Visualisasi

Data dapat disajikan menggunakan tabel, grafik, atau dashboard agar lebih mudah dipahami.

Contohnya, grafik garis dapat digunakan untuk melihat perubahan penjualan dari bulan ke bulan.

6. Menemukan Pola

Setelah data dianalisis, cari pola yang muncul.

Misalnya:

Januari: Rp3.000.000
Februari: Rp4.000.000
Maret: Rp5.500.000

Dari data tersebut terlihat adanya perubahan jumlah penjualan dari bulan ke bulan.

7. Menyusun Insight

Hasil analisis kemudian dirangkum menjadi insight yang mudah dipahami.

Contohnya:

“Penjualan mengalami peningkatan selama tiga bulan terakhir.”

Insight tersebut dapat menjadi bahan untuk melakukan evaluasi atau analisis lebih lanjut.

Contoh Analisis Data Bisnis

Misalnya sebuah toko memiliki data penjualan:

ProdukPenjualan
Produk ARp5.000.000
Produk BRp3.000.000
Produk CRp7.000.000

Data tersebut dapat dianalisis untuk mengetahui perbedaan penjualan setiap produk.

Hasil analisis dapat digunakan untuk melihat produk yang memiliki jumlah penjualan lebih tinggi dan membandingkannya dengan produk lainnya.

Tools yang Dapat Dipelajari

Pemula yang ingin belajar Data Analyst dapat mulai mengenal beberapa tools berikut:

  • Microsoft Excel.
  • SQL.
  • Power BI.
  • Python.
  • Google Sheets.

Tidak harus mempelajari semuanya sekaligus. Mulailah dari satu tools dan pahami konsep analisis data secara bertahap.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Dalam menganalisis data, hindari:

  • Menggunakan data yang tidak relevan.
  • Tidak membersihkan data.
  • Salah membaca angka.
  • Membuat kesimpulan tanpa memeriksa data.
  • Menggunakan grafik yang tidak sesuai.
  • Mengabaikan konteks data.

Kesimpulan

Data Analyst menemukan insight dengan melalui beberapa proses, mulai dari mengumpulkan data, membersihkan, mengelompokkan, menganalisis, membuat visualisasi, hingga menginterpretasikan hasilnya.

Bagi pemula, kemampuan analisis data dapat mulai dilatih menggunakan data sederhana dan Microsoft Excel.

Ingin belajar menjadi Data Analyst? Mulai latihan mengolah data sederhana dengan Excel, cari pola dari data tersebut, lalu coba buat kesimpulan berdasarkan hasil analisismu. Follow untuk mendapatkan tips Data Analyst lainnya!

🔥 DAFTAR SEKARANG – KONSULTASI GRATIS! 🔥

Ingin memulai bisnis, mengembangkan ide usaha, atau membutuhkan panduan untuk meningkatkan kemampuan wirausaha?

Kami siap membantu memberikan solusi terbaik untuk perjalanan bisnis Anda.

Keuntungan yang Anda Dapatkan:

  • ✅ Gratis konsultasi
  • ✅ Respon cepat
  • ✅ Pelayanan ramah
  • ✅ Solusi sesuai kebutuhan bisnis Anda

📍 Alamat Kantor:

Ruko Mitra Niaga, Jl. Raya Abdul Gani No. 5, Jatimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413

📲 Konsultasi Sekarang:

👉 Chat WhatsApp

Jangan hanya membuat data dan membiarkannya begitu saja. Pelajari cara membaca, mengolah, dan menyajikan data agar informasi dapat digunakan dengan lebih baik.

Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan konsultasi gratis!

Share:

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

link selengkapnya : @digitalindoacademy.com Kapan Perusahaan Perlu Menghitung Rasio Perputaran Utang? Utang usaha merupakan salah satu bagian yang umum ditemukan dalam...
link selengkapnya : @digitalindoacademy.com Cara Menganalisis Performa Konten Media Sosial Membuat konten secara rutin saja belum cukup. Content creator juga perlu...
link selengkapnya : @digitalindoacademy.com Kapan Perusahaan Perlu Menghitung Rasio Perputaran Modal Kerja? Modal kerja merupakan bagian penting dalam kegiatan operasional perusahaan....