Tentang Pembelajaran
Program/pelatihan ini juga merupakan bagian dari program Kartu Prakerja yang diselenggarakan bersama dengan Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia dan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja.
Deskripsi Pelatihan:
Pelatihan ini menggunakan moda: Webinar
Okupasi Pelatihan: Analis Keuangan
Rujukan Okupasi: Indotask 2020
Gambaran Pelatihan
Program ini memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait pekerjaan sebagai analis keuangan, agar peserta mampu mengerjakan siklus akuntansi pada saat menyusun laporan keuangan perusahaan sesuai dengan standar akuntansi keuangan. Antara lain menyusun laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi keuangan (SAK), membuat laporan laba rugi, neraca keuangan, laporan pajak dan membuat laporan keuangan yang dibutuhkan perusahaan.
Kompetensi yang Dilatih
Melalui pelatihan ini, peserta akan belajar konsep dasar ilmu akuntansi, tahapan siklus akuntansi, transaksi keuangan, analisis data penyesuaian sebelum menyusun neraca lajur pada akhir periode, membuat laporan keuangan neraca, laba rugi, membuat laporan pajak serta evaluasi penyusunan laporan keuangan.
Urutan Pembelajaran
Sesi 1: menyusun laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan
Sesi 2: membuat laporan laba rugi
Sesi 3: membuat laporan neraca keuangan
Sesi 4: membuat laporan pajak yang dibutuhkan perusahaan
Sesi 5: membuat laporan keuangan yang dibutuhkan perusahaan secara mandiri dan profesional
Mengapa program ini dibuat :
Situasi Ideal :
Berdasarkan SKKNI nomor 182 tahun 2013 tentang auntansi, Seorang Analis keuangan seharusnya mampu memelihara catatan dan data transaksi keuangan suatu usaha serta laporan keuangan secara lengkap sesuai prinsip Akuntansi yang berlaku umum, melakukan perhitungan Akuntansi, menyajikan serta menganalisa Laporan Keuangan untuk periode tertentu kepada pimpinan. Laporan tersebut menjadi dasar untuk perhitungan pelaporan pajak, analisa keuangan perusahaan, strategi dan kebijakan baru. Dengan berfungsinya dengan baik akuntan dalam sebuah perusahaan, maka segala bentuk kondisi keuangan di perusahaan tersebut dapat terpantau dan terkontol dengan baik.
Situasi Faktual yang terjadi dilapangan :
Menurut kementrian pendidikan dan kebudayaan Indonesia yang beritanya berada dalam situs resmi dengan link https://lldikti5.kemdikbud.go.id/home/detailpost/pentingnya-memahami-penyusunan-laporan-keuangan-dalam-bisnis menyatakan bahwa pentingnya memahami penyusunan laporan keuangan dalam bisnis, Pertama, memudahkan alokasi rencana dan biaya, atau disebut set up biaya awal dalam berbisnis. Kedua, sebagai acuan, jangan sampai bisnis yang sudah direncanakan melenceng jauh dari rencana awal. Ini bertujuan untuk pendisiplinan. Ketiga, memudahkan benefit, dan keempat memudahkan penentuan harga produk, cash flow merupakan laporan masuk dan keluarnya uang tunai sebuah bisnis yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Laporan laba rugi, yakni bagian dari laporan keuangan suatu bisnis yang dihasilkan pada satu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba bersih. Terakhir, neraca merupakan kepemilikan atau posisi aset. Semua laporan keuangan tersebut dibutuhkan untuk perusahaan membuat strategi dan berbagai keputusan di perusahaan.
Namun berdasarkan artikel dari ppatk.go.id dengan judul artikel “memahami transaksi keuangan mencurigakan”, menjelaskan bahwa banyak orang yang bekerja di bidang financial belum memiliki kemampuan untuk menganalisis transaksi keuangan perusahaan yang efektif dan efisien karena kurangnya pengetahuan tentang konsep dasar ilmu analis keuangan yang terarah, mulai dari analisis bukti-bukti transaksi, kemampuan pencatatan transaksi di jurnal yang akurat, membuat data penyesuaian yang sebenarnya, menyusun neraca saldo, sampai pada tahap pelaporan keuangan seperti laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan neraca yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan kepada semua stakeholder perusahaan.
Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengerjakan tahapan-tahapan siklus akuntansi pada saat menyusun laporan keuangan perusahaan sesuai dengan standar akuntansi keuangan serta memperoleh nilai minimal 60 pada saat unjuk keterampilan. Setelah menyelesaikan program ini peserta memiliki kompetensi sebagai analis keuangan.
Metode Pelatihan :
Pelatihan ini menggunakan moda webinar
Metode Pembelajaran :
Metode Webinar : Metode Ajar yang digunakan adalah menggunakan kombinasi antara ceramah, demonstrasi + demo praktek, membaca handout/ebook, studi kasus dan simulasi.
Jadwal Pelatihan :
Hari : Setiap Senin sd Jum’at
Waktu Pelaksanaan : 14.00 sd 17:00 WIB
Kuota per kelompok : 50 Peserta
Aspek Kompetensi yang akan di pelajari adalah:
| PENGETAHUAN (KOGNITIF) | SIKAP KERJA (AFEKTIF) | KETERAMPILAN (PSIKOMOTOR) |
| Konsep dasar ilmu akuntansi, bukti transaksi yang digunakan dan jenis-jenis perusahaan sebelum membuat laporan keuangan | Prinsip praktik profesional di tempat kerja | Menyusun laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
|
| Analisis persamaan dasar akuntansi, tahapan siklus akuntansi dan pencatatan ke dalam jurnal umum | Komunikasi yang efektif dan efisien dalam rangka menerapkan prinsip praktik profesional perusahaan | Membuat laporan laba rugi
|
| Memposting transaksi keuangan dari jurnal umum ke buku besar dan neraca saldo | Ketelitian dan keakuratan | Membuat laporan neraca keuangan
|
| Analisis data penyesuaian sebelum menyusun neraca lajur pada akhir periode | Kerapian catatan dan arsip | Membuat laporan pajak perusahaan
|
| Laporan keuangan dan jurnal penutup yang dibutuhkan perusahaan | Ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan | Membuat laporan keuangan yang dibutuhkan perusahaanmandiri dan profesional |
| Evaluasi pelaksanaan penyusunan laporan keuangan |
Langkah Akses Webinar :
Silahkan ikuti pertemuan Webinar dan aktivitas Webinar dalam LMS sesuai dengan jadwal dan tautan pertemuan yang sudah diberikan.
Teknis Pelaksanaan Pelatihan :
Pelatihan dilaksanakan dalam moda daring secara penuh – Pengajar hadir dalam satu ruang virtual dan waktu dengan Peserta secara daring, menggunakan aplikasi Google Meet yang dapat diakses peserta dengan mudah.
Metode Evaluasi :
1. Pre Test
2. Formative Test
3. Tugas Praktik Mandiri
4. Post Test
5. Unjuk Keterampilan
Jenis Sertifikat :
1. Sertifikat penyelesaian, diterbitkan jika peserta menghadiri seluruh sesi pelatihan, mengerjakan seluruh Tugas Praktik Mandiri, mengerjakan Unjuk Keterampilan, dan memiliki nilai Post-Test minimal 60%.
2. Sertifikat penyelesaian berpredikat “Sangat Baik”, diterbitkan jika peserta menghadiri seluruh sesi pelatihan, mengerjakan seluruh Tugas Praktik Mandiri, mengerjakan Unjuk Keterampilan, memiliki nilai Post-Test minimal 60%, dan memiliki nilai Unjuk Keterampilan minimal 80%.
Langkah-langkah Melihat Sertifikat dan Mengisi Rating :
1. Setelah semua aktivitas tercentang hijau dan progres menunjukan 100%, maka akan muncul kolom rating dan silakan isi rating.
2. Setelah itu, sertifikat akan langsung muncul dan dapat ditemukan di tab penilaian pada tombol “Lihat Sertifikat”.
Info Lengkap :
Website : https://digitalindoacademy.com
E-mail : digitalindoacademy@gmail.com
Call Center : 081319822025